Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2024

"Rukun Tetangga" // "Ramah Tamah"

Dua dari tujuh, ketika mentari (beranjak) pulang ke rahim ibu. Aku bertanya pada ibuku sendiri, "Makan apa kita malam ini, honey?". Namun bodoh teramat bodoh aku, entah lupa atau memang tak tau malu, dengan nada berlagak songong bertanya macam itu. Padahal yang kutahu, sedari lima atau enam entah mungkin tepat sejak tujuh hari lalu, ibu terbaring lesu, dengan batuk disela-sela membaca novel online andalannya sejak dulu. Namun namanya juga ibu, yang sebagaimana mestinya beliau adalah penyelesai masalah paling ulung di dunia, pemberi solusi paling mantab sejagad raya, dan masih banyak lainnya. Beliau menawarkan untuk membeli saja, dibungkus atau mau makan disana juga tak apa, nasi andalan kaula muda area Tayu dan sekitarnya. "Sego Pecel" Pak Joko di Pasar Tayu yang sudah mahsyur pamornya. - Sedikit berbasa-basi, kemudian aku mengumpulkan niat untuk menyusuri. Menyusuri langit sore sendiri, melewati alun-alun yang jelas kemungkinan besar telah dipenuhi banyak sejoli, t...