LIAR DAN KURANG AJAR
Besar dan tebal. Bukan sekedar bualan. Liar dan kurang ajar, pantas disematkan pada sang pemuda biasa dengan kehidupan yang sangat biasa-biasa saja mengharap khayalan jadi kenyataan dan selalu mengkhayal untuk hal-hal yang dirasa jauh bahkan tak mungkin untuk dijajak, disentuh, hingga dicapai.
Memang benar, orang dulu sering berkata bahwa tidak ada yang tidak mungkin di dunia. Akan selalu ada kemungkinan, baik berujung bahagia maupun duka, lara dan nestapa. Namun, bagaimana dengan kemungkinan yang ketika dikhayalkan saja sudah membuat diri malu manja dan ragu untuk melanjut indah lamunannya? Ya, bait-bait kata orang pintar sebelum jaman kita bisa saja jadi bahan bakar menuju kobaran api semangat pergerakan, namun tak bisa dipungkiri selalu ada sisi dimana akal sehat bahkan hati nurani sulit untuk menerima.
Omong kosong belaka. sialan! Itu karena tuan tak rasa apa yang saya rasa, maka sebab itu segala kata indah tuan lontarkan dengan entengnya.
Dan,
Pada akhirnya, koreksi diri, evaluasi. Sebab tak semua rasa harus dimengerti dan berujung dengan solusi. Mari kembali ke rutinitas 20 tahun hidup sedikit membosankan ini yang selalu berteman dengan sepi.
Sebab hanya sepi yang tak bisa diduakan dan jua tak akan mendua dari kita.
Komentar
Posting Komentar